End Year 2015

Assalamu’alaikum

Renungan menjelang akhir tahun
Nasihat sangat Indah, 
KH. Musthofa Bisri.

Sayang bila engkau lewati sahabatku
———————————–

1.Kebenaran kita berkemungkinan salah, kesalahan orang lain berkemungkinan benar. Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.

2. Kalau Anda boleh meyakini pendapat Anda, mengapa orang lain tidak boleh.

3. Jangan banyak mencari banyak, carilah berkah. Banyak bisa didapat dengan hanya meminta. Tapi memberi akan mendatangkan banyak dan berkah.

4. Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum.

5. Apa yang kita makan, habis. Apa yang kita simpan, belum tentu kita nikmati. Apa yang kita infakkan justru menjadi rizki yang paling kita perlukan kelak.

6. Abadikan kebaikanmu dengan melupakannya.

7. Tawakkal mengiringi upaya. Doa menyertai usaha.

8. “Berkata baik atau diam” adalah pesan Nabi yang sederhana tapi sungguh penting dan berguna untuk diamalkan dan disosialisasikan.

9. Janganlah setan terang-terangan engkau laknati dan diam-diam engkau ikuti.

10.Mau mencari aib orang? Mulailah dari dirimu !

11. Hati yang bersih dan pikiran yang jernih adalah suatu anugerah yang sungguh istimewa. Berbahagialah mereka yang mendapatkannya.

12.Meski sudah tahu bahwa memakai kaca mata hitam pekat membuat dunia terlihat gelap, tetap saja banyak yang tak mau melepaskannya.

13. Awalilah usahamu dengan menyebut nama Tuhanmu (bismillah) dan sempurnakanlah dengan berdoa kepadaNya.

14.Ada pertanyaan yang ‘tidak bertanya’; maka ada jawaban yang ‘tidak menjawab’. Begitu.

15. Sambutlah hari dengan menyalami mentari, menyapa burung-burung, menyenyumi bunga-bunga, atau mendoakan kekasih. 
Jangan awali harimu dengan melaknati langit.

16.  Wajah terindahmu ialah saat engkau tersenyum. Dan senyum terindahmu ialah yang terpantul dari hatimu yang damai dan tulus…

Wassalam

The Business

Great inspiration..

Berikut adalah nasehat DR. Salim Segaf Al-Jufri untuk para pelaku bisnis, khususnya kader dakwah..

Ini nasehatnya:

1. pelajari bisnis Khodijah, bisnis Abdurrahman bin Auf

2. ketika Abdurrahman bin Auf hijrah maka ia cari pasar

3. bekal pertama adalah TRUST (kepercayaan)

4. Keuntungan kecil tapi transaksi/omzet yg cepat, itu yg dilakukan Abdurrahman Bin Auf di pasar Medinah

5. 9/10 rezeki ada pada bisnis, lainnya 1/10

6. Pengusaha jujur tempatnya di surga

7. Upayakan interaksi bisnis dg pelaku yg sdh berpengalaman

8. ada clip yg jatuh, pengusaha kawakan berkata, kalau anda tdk bisa jaga agar clip ini tdk jatuh maka bisnis akan gagal

9. kalau bisnis harus teliti hitung2annya, itu bagus, bedakan bisnis dg sosial

10. peluang bisnis banyak sekali, berinteraksilah dg pebisnis kawakan

11. berbisnislah bersama-sama, ini adalah kekuatan tim, tdk semuanya mesti dikerjakan sendiri

12. ikutilah bisnis sesuai bakat, yg hati kita cenderung utk itu

13. kalau kita jujur akan ada keberkahan

14. peluang ada di mana-mana, bisa saja jadi perantara saja, harus jeli, berinteraksilah, baca, dengar, lihat

15. penting utk dampingi pebisnis sukses, ayo dicopy

16. Gaza ekspor bunga ke eropa walau daerahnya kecil, di Indonesia tanah amat luasnya! Ayo berusaha

17. kalau tangani sesuatu harus tekun, sabar; kalau ada yg tiba2 besar, itu tidak wajar

18. bangun juga link bisnis (networking) yg solid, harus tahu dimana market, dimana sumber

19. pengusaha yg sukses siap berbagi, semua dapat bagian rezeki sesuai kerjanya

20. pelajari kasus2 bisnis di lapangan

21. bisnis sukses bila kita senang dg bisnis itu, hingga kita fokus

22. ada cerita pengusaha di timteng yg akan terima cek jutaan dolar, ketika akn diterima ternyata ada azan

23. dia tdk terima cek itu dulu ketika azan, namun sholat dulu sebelum terima, jepangnya kagum

24. kenapa tdk terima cek dulu baru sholat, alhasil Jepangnya makin percaya pada pengusaha ini

25. janganlah berbisnis, kalau waktunya habis disitu, kurang tidur, keluarga terlantar

Masya Alloh.

Semangat pagi…;
“Jika bisnis tidak dijadikan wasilah, maka bisnis akan  menjadi masalah”

Bayangkan apa jadinya Anda  jika bisnis yg Anda jalankan ini menjadi sumber masalah utama dalam kehidupan Anda. Anda semakin…
jauh dari Allah
lupa kepada Allah
mengantarkan kita kpd neraka Allah
jauh dg keluarga
tidak pandai bersyukur
terus-terusan bermaksiat
; enggan beribadah
enggan berdoa
; malas berikhtiar
; sombong dan riya
; dan sejenisnya

Apakah Anda menginginkan hal-hal seperti tersebut di atas ?
Kami yakin jawabannya adalah TIDAK!

Mulai sekarang, mantapkanlah hati Anda bhw bisnis hanya sekedar wasilah (jalan), tujuannya adalah Lillah (Allah).

Pada akhirnya juga Anda jadikan bisnis ini sbg wasilah, maka Anda memiliki waktu yg cukup untuk…
; makin dekat dg Allah
; makin ingat sama Allah
; makin sayang dg keluarga
; makin banyak bersyukur
; makin jauh dari kemaksiatan
; makin rajin beribadah
; makin rajin berdoa
; makin rajin ikhtiar
; selalu membantu sesama
; selalu melibatkan Allah dlm setiap langkah

Ingat, bisnis kita hanya menjadi alat bantu bagi kita utk memiliki Penghasilan yg lebih baik dr sebelumnya, bukan utk membuat kita menjadi sombong, apalagi sampai kita menganggap bahwa uang dan harta adalah segalanya, tidak demikian.

Kita tentunya ingin agar bisa bersama-sama berjuang utk menjadi pribadi yg bs terus menebar manfaat antar sesama dan semakin dekat dengan-Nya…

“Bisnis yg paling bagus bukan hanya bisnis yg menghasilkan uang saja, tapi jg yg SEMAKIN MENDEKATKAN OWNERNYA DENGAN TUHANNYA”

Bisnis bukan Masalah UNTUNG-RUGI.
Bisnis lebih berbicara pada SURGA -NERAKA.

Selamat pagi, smoga riski penuh berkah & berlimpah kita raih hari ini.

Go To 2016

Butiran Pagi akhir Tahun

Renungan akhir tahun 2015 menjelang awal 2016

Dimana kita berdiri tidaklah penting, yg penting kemana kita akan melangkah.

Siapa diri kita sekarang tidaklah penting, yg penting kita mau menjadi siapa dgn pribadi bagaimana.

Siapa orang tua kita tidaklah penting, yg penting kita mau jadi anak yg bagaimana.

Masa lalu tidaklah penting, yg penting hari ini dan esok.

Bagaimana orang memandang kita tidaklah penting, yg penting bagaimana kita memandang orang dan bagaimana kita memandang diri sendiri.

Berapa besar kepercayaan orang lain terhadap kita, ditentukan oleh berapa besar kejujuran dan kredibiltas kita.

Buah yang bagaimana akan kita petik, ditentukan oleh bagaimana kita menanam.

Bagaimana sekarang kita berproses, inilah yg akan menentukan hasil akhir dari semuanya.

Jangan kita berharap pada orang lain, atau pasangan kita untuk berubah, sikap, kata-kata, pola pikir dan juga ego.

Sukses tidak selalu di ukur dengan harta/popularitas.

Sukses juga di ukur kesehatan mental. Maka, buanglah sikap iri, sombong, serahkah, benci,
dan menganggap rendah orang lain.

Ada 3 hal dalam hidup yg tidak bisa di tarik kembali.
Waktu
Kenangan
Kesempatan.

Ada 3 hal yg dapat menghancurkan kehidupan seseorang.
Ke’egoisan
Memanfaatkan orang lain
Mempermainkan/menggantungkan perasaan orang.

Ada 3 hal yg tidak boleh hilang.
Harapan
Ke’ikhlasan
Semangat.

Ada 3 hal yg paling berharga.
Kasih sayang
Keluarga
Teman.

Ada 3 hal dalam dunia yg tidak pernah pasti.
Hidup
Mati
Kekayaan.

Ada 3 hal yg membuat kita sukses.
Kemauan
Kerja keras
Fokus.

Ada 3 hal yg menjaga hubungan tetap awet.
Kejujuran
Pengertian
Komitmen.

Keyakinan anda di tahun 2016 ?
Apa yang anda pikirkan, itu pulahlah yang akan anda hadapi dan terima….

Dahsyatnya berbaik sangka…

Selamat Tahun Baru 2016